Gemuk Setelah Menikah

Mungkin ada diantara Anda yang dalam hati bertanya-tanya seperti ini, “Kenapa setelah menikah seseorang akan cenderung lebih gemuk ?” Mungkin ada yang berpendapat itu disebabkan oleh faktor usia, dimana seseorang setelah memasuki usia 30 ke atas cenderung untuk lebih gemuk. Tapi kalau dari pengamatan saya pribadi nie, cie….., kegemukan yang timbul setelah seseorang menikah bukan disebabkan faktor usia. Seseorang yang baru berusia 20 tahun pun menjadi gemuk setelah dia menikah. So kenapa bisa gemuk begitu ?

Jawaban yang paling masuk akal tentang penyebab kegemukan tersebut adalah seperti postingan saya sebelumnya yang membahas tentang pengaruh tidur terhadap kegemukan. Kalau saya mengamati nih, setelah orang menikah biasanya dia akan lebih menjadi pendiam dari sebelumnya, tentu saja dia pendiam bukan karena sariawan hehehe…. tapi pasti karena lebih banyak pikiran. Ketika seseorang menikah otomatis dia akan menghadapi situasi dan kondisi baru yang belum pernah dialami sebelumnya. Kondisi tersebut tentunya akan menyebabkan seseorang lebih mendapat tekanan, terutama tekanan psikis. Tekanan psikis itu tentunya menyangkut tanggung jawab yang lebih berat, baik menyangkut masalah finansial, kesibukan yang lebih banyak, apalagi kalau dah punya baby. Inilah yang secara tidak langsung membikin lebih gemuk.

Beban pikiran atau stress pada dasarnya secara tidak langsung bisa mengakibatkan seseorang menjadi gemuk. Mungkin sepintas seperti terbalik kali ya….. Maksudnya gini, asumsi orang selama ini ketika seseorang mengalami tekanan psikis akan menyebabkan orang tersebut cenderung berat badannya turun alias menjadi kurus dan bukannya malah menjadi gemuk. Saya sendiri sebenarnya juga yakin ketika seseorang stress akan cenderung untuk badannya tambah kurus. Tapi ketika saya baca artikel ilmiah yang membahas masalah itu ternyata memang masuk akal bahwa ketika seseorang lebih banyak mendapat tekanan psikis akan berpotensi menyebabkan badan lebih gemuk . Setelah saya pikir-pikir ternyata ketemu juga jawabannya.

Ketika seseorang mendapat beban pikiran yang lebih banyak, terkadang memang mengalami penurunan berat badan alias menjadi kurus. Tapi ini sebenarnya disebabkan karena orang tersebut menjadi kurang nafsu makan. Tapi yang terjadi pada orang yang mendapat beban pikiran dan tanggung jawab karena menikah berbeda kasusnya. Setelah menikah seseorang akan menjadi lebih banyak tekanan psikis tapi tidak membuat orang tersebut menjadi malas makan, bahkan yang terjadi adalah lebih banyak keinginan untuk makan. Ini nich… yang bikin gemuk.

Sedikit penjelasan ilmiahnya begini nich… Ketika mendapat tekanan psikis (dalam hal ini tekanan psikis karena menikah) adrenalin seseorang akan meningkat. Adrenali tersebut bersama dengan hormon lain yang bernama Cartisol akan lebih giat memompa energi. Energi inilah yang apabila tidak tersalurkan dengan baik akan tertimbun dan menyebabkan kegemukan. Ditambah lagi ketika setelah menikah otomatis jam tidur berkurang. Ini menyebabkan akan lebih mudah lapar. Kalau sudah begitu tau sendiri dech makan dan makan…. jadi gemuk dechh.. Penjelasan lebih detail bisa dibaca pada postingan saya sebelumnya yang membahas pengaruh jam tidur terhadap kegemukan.

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: